Sabtu, 10 Juli 2010

Obituari Senja

Tak ada sumur di ladang

Kemarau memanjang

Langsat kulitmu merayuku

Lalu kutuang puisi ke dalam dadamu

Sebab tak ada lagu yang kau putar di sana

Maka kulepas engkau di bibir pantai

Agar bayangmu tak jadi janji

Bagi senja yang menunggu




Sekitar Gaza

bersembunyilah dalam dadaku

agar langit tak berwarna ungu

dan puing-puing tak melulu kabar buruk

kemarilah,

kudongengkan cerita pengantar tidur

sebab hanya mimpi yang tak pernah diusik peluru.

mari menari irama padang pasir

kesedihan mesti berakhir

tidurlah,

akan kubangunkan engkau di siang hari

setelah kering darah dan tangis oleh matahari

dan sebentar lagi hujan

membawanya menuju langit

agar tercium malaikat sebagai bau tanah

yang abadi

djogjakarta, 2009.


puisi-puisi di atas telah dimuat di harian Merapi Yogyakarta, 11 Juli 2010

0 komentar: